Archive for ‘Uncategorized’

Maret 8, 2017

Sharing Bersama KS BIODIV

Hallo Biodivers…..

           Kelompok Studi Biodiversitas mau sedikit cerita nih dari kegiatan kemarin yang sudah terlaksana, tepatnya pada hari kamis dan jumat, 2-3 Maret 2017. KS Biodiv mengadakan kegiatan open class dengan subtema Sharing Bersama KS BIODIV. Pada kegiatan ini Kelompok Studi Biodiversitas ingin sharing pengalaman dan sedikit wawasan atau pengetahuan dari kegiatan di luar yang pernah diikuti anggota KS BIODIV. Hari pertama yaitu kamis 2 Maret diisi dengan sharing kegiatan Meru Betiri Service Camp yang dilaksanakan di Taman Nasional Meru Betiri tepatnya ada di daerah Banyuwangi ,Meru Betiri Service Camp yang diikuti oleh Biodiv Anisa, Biodiv Yoshe, Biodiv Malinda, dan Biodiv Nophe. Selain sharing materi yang diikuti dikegiatan MBSC VXIII, temen-temen Biodiv juga mau berbagi pengalaman ketika mengikuti kegiatan Kegawatdaruratan di alam bebas yang diadakan di daerah Semarang yang diikuti oleh Biodiv Fatimah, Biodiv Dhanti dan Biodiv Nophe.

         Pada sesi pertama ini sharing kegiatan diwakili oleh Biodiv Yoshe tentang pengamatan burung, Analisis Vegetasi dan advokasi lingkungan. Nah pada kegiatan tersebut Mengenai pengamatan burung sendiri, mengapa kita harus mempelajari tentang pengamatan burung itu sih? Pasti kalian sebagai pecinta burung sangat paham. Hal ini dikarenakan kita sebagai masyarakat biologi yang mengerti akan banyaknya keanekaragaman yang telah dibentuk dari jenis burung itu sendiri dan banyak juga permasalahan yang kita tahu bahwa banyaknya burung yang diburu untuk segi ekonomis dan untuk segi makanan. Kita semua sebagai masyarakat biologi pasti kita tahu bahwa hal tersebut dapat mengurangi keanekaragaman burung yang ada di dunia ini. Dalam materi ini diajarkan kapan burung itu bertengger atau bahkan terbang, peralatan yang harus dipakai ketika pengamatan, dan masih banyak lainnya.

         Selain materi tentang brid watching, juga dijelaskan mengenai analisa vegetasi. Kalian pada tau gak sih apa itu analisa vegetasi? Apa sih pentingnya analisa vegetasi di dunia biologi? Nah di open class inilah kita belajar mengenai analisa vegetasi. Kita tau bahwa tumbuhan di sekitar kita itu sangat banyak  dan beraneka ragam nah ngebahas tentang analisa vegetasi kita tau bahwa Analisis vegetasi adalah suatu cara mempelajari susunan dan atau komposisi vegetasi secara bentuk (struktur) vegetasi dari masyarakat tumbuh-tumbuhan. Dengan melakukan analisis vegetasi kita dapat memperoleh informasi kuantitatif tentang struktur dan komposisi suatu komunitas tumbuhan. Bagi kalian kalian semua yang sangat menyukai tumbuhan atau tanaman informasi seperti ni sangatlah dibutuhkan.

              Lanjut ke sesi dua ni biodivers yaitu tentang kegawatdaruratan   disesi ini sedikit membahas bagaimana cara survive yang baik saat dialam. Survive merupakan salah satu kondisi yang tidak diinginkan terjadi ketika kita sedang dalam perjalanan. Apalagi perjalanan yang sangat ekstrem dan waktu yang ditempuh lumayan lama. Selain itu kita juga diajarkan mengenai manajemen perbekalan,  apa saja yang tidak diperbolehkan saat di alam, pencegahan tentang segala hal yang berbahaya, hingga penanganan saat terjadi insiden atau kecelakaan di alam seperti terkilir, hipotermia, bagaiman untuk tetap tenang dan selalu berpikir positif dan masih banyak lainnya.

           Keseruan sharing pada hari Kamis ini membuat ruang kelas menjadi pecah gembira karena banyak sekali pertanyaan – pertanyaan yang luar biasa yang ditanyakan kepada pemateri. Canda gurau juga berlangsung dalam kelas, namun tak meluputkan rasa keseriusan. Nah, mungkin akhir dari open class pada hari Kamis ini telah usai. Namun, KS BIODIV  akan sering – sering mengadakan sharing – sharing ilmu yang sangat bermanfaat loh teman – teman. Sebuah Ilmu tak akan ada gunanya apabila kita memendamnya sendirian. Ilmu yang baik adalah apabila kita mengamalkannya kepada orang lain. Sukses itu adalah ketika kita memperoleh apa yang ingin dicapai bersama rekan dan tak akan pernah meninggalkan rekan apabila sedang kesulitan dan membutuhkan bantuan.

Salam Lestari !!!
Salam Konservasi !!!

Agustus 26, 2016

Seminar Nasional Biodiversitas UNS 2016

poster

Salam Sejahtera,
Disampaikan dengan hormat bahwa Program Studi Biologi FMIPA dan Kelompok Studi Biodiversitas bekerjasama dengan Program Studi Pascasarjana Biosains Universitas Sebelas Maret akan menyelenggarakan Seminar Nasional Biodiversitas 2016 dengan tema “Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Melalui Penerapan Bioteknologi” pada tanggal 4 November 2016.
Tema ini diangkat dengan maksud untuk mengoptimalkan penelitian, pemanfaatan, maupun konservasi keanekaragaman hayati dalam bidang bioteknologi. Berkenaan dengan hal tersebut kami berharap kiranya Bapak/Ibu dapat menyampaikan informasi ini pada rekan/kolega.
Seminar ini terbuka untuk Mahasiswa S1/S2/S3, dosen, peneliti, yayasan/LSM yang berkaitan, masyarakat umum dan berbagai kalangan yang berkenaan dengan tema tersebut. Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan. Besar harapan kami kesertaan dari rekan-rekan semua. Informasi selengkapnya dapat dilihat atau kunjungi alamat website: http://acb.uns.ac.id/
Terimakasih.
Dr. Shanti Listyawati, M.Si
Program Studi Biologi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Sebelas Maret
Jl. Ir. Sutami No. 36A Surakarta
Phone : 081 393 071 669
082 226 498 910

Juni 12, 2016

CAMP CONSERVATION 2016

13221156_913056202138997_8705081871938367686_o

Dalam rangka memperingati hari biodiversitas internasional kemarin, ks biodiv mengadakan acara yaitu Camp Conservation dengan tema “Konservasi Gunung Lawu” pada tanggal 21-22 Mei 2016 yang dilaksanakan di Segoro Gunung Karanganyar lebih tepatnya yaitu di Sumadi Corner. Pengambilan tema Konservasi Gunung Lawu dikarenakan Gunung Lawu sendiri akir-akhir ini mengalami kerusakan yang amat besar yaitu adanya kebakaran hutan, dari kebakaran hutan tersebut sangat berdampak dengan kehidupan flora dan fauna di Gunung Lawu, tak sedikit fauna yang turun ke daerah bukan wilayahnya untuk terhindar dari bencana tersebut.

            Dalam acara tersebut kami bekerja sama dengan Perhutani, Kelompok Studi Kepak Sayap, LMDH Gunung Lawu, Belantara Indonsia dan AGL (Anak Gunung Lawu) untuk mengisi acara camp conservasi. Dalam acara tersebut diawali dengan perkenalan antar semua peserta, beberapa organisasi yang mengikuti acara ini yaitu dari Mahafisippa UNS, Haliaster UNDIP, Sentraya Bhuana UNS, Mapala Specta, Rumah Konservasi Indonesia, Garba Wira Bhuana, Biolaska Jogja, KSE Biologi UGM dan kami kedatangan tamu istimewa dari LIPI Purwodadi yaitu mas Rony serta tamu lain yang sama-sama tertarik di bidang konservasi.

            Setelah adanya games perkenalan lalu dilanjutkan dengan pemaparan keadaan gunung lawu meliputi beberapa keanekaragaman flora dan fauna yang telah di kaji melalui ekspedisi wukir mahendra hasil kerjasama ks biodiv dengan ks kepak sayap serta pihak-pihak yang mendukung lainnya. Setelah itu keesokan paginya dilakukan birdwatching bersama KS Kepak Sayap di wilayah Segoro Gunung. Lalu poin utamanya yaitu penyampaian materi dan diskusi konservasi bersama dengan Mas Ragil Pembelajar YANG MERUPAKAN Kabid Koservasi Belantara Indonesia, Bapak Sumadi sebagai Kepala LMDH Segoro Gunung, Bapak Rimin Maridi sebagai Mandor Perhutani Dk Nglerak Segoro Gunung dan tentunya AGL (Anak Gunung Lawu) yang diwakili oleh beberapa anggotanya. Dalam acara tersebut para embicara memaparkan tentang konservasi dan keadaan hutan, terutama hutan di kawasan Gunung Lawu yang mana harus bersama-sama dilakukan konservasi. Dalam acara tersebut berlangsung sangat meriah karena dapat menarik peserta untuk saling mengungkapkan gagasan dan masukan untuk menjaga kondisi Lawu.

Selain acara yang telah berlangsung secara lancar, diharapkan dalam acara ini memiliki follow up dalam kegiatan konservasi nantinya, karena dari hal kecil yang kita lakukan untuk alam akan berimbas hal yang sangat besar untuk kita sendiri. Karena kita yang berbuat maka kita juga yang menanggung akibatnya.

Mei 16, 2016

Camp Conservation 2016

IMG-20160511-WA0008

Keanekaragaman hayati Indonesia sangatlah melimpah, salah satunya berada di Gunung Lawu, namun banyak sekali permasalahan yang akhir-akhir ini mengancam kelestarian keanekaragaman hayati di Gunung Lawu sendiri, salah satunya kebakaran hutan. Kebakaran hutan yang terjadi beberapa waktu lalu telah mengganggu keseimbangan ekosistem di Gunung Lawu tersebut.

Dalam rangka memperingati World Biodiversity Day yang jatuh pada tanggal 22 Mei, Kelompok Studi Biodiversitas dengan bangga mempersembahkan ‘Camp Conservation’ yang bertemakan ‘Konservasi Hutan Gunung Lawu’ dengan pembicara :

  • Ragil Pembelajar (Kabid Konservasi Belantara Indonesia)
  • Sumadi (Kepala LMDH Segoro Gunung)
  • Rimin Maridi (Mandor Perhutani Dk. Nglerak, Segoro Gunung)
  • AGL *dalam konfirmasi (Anak Gunung Lawu)

Ada apa saja sih di campcons ?

  • Bincang-bincang hangat seputar kegiatan konservasi khususnya di Gunung Lawu  materi konservasi Birding dengan KS Kepak Sayap
  • Diskusi bersama beberapa organisasi lain So, don’t miss it and mark your calendar guys !!

Acara dilaksanakan pada 21-22 Mei 2016 di Aula Sumadi Corner, Segoro Gunung. Pendaftaran dibuka pada tanggal 11-17 Mei 2016, dengan format CAMPCOS_Nama_Instansi/umum lalu kirim ke Anisa 0896-9013-1463

  • Pembayaran Rp 25.000 Via rekening BRI a.n Minhatun Saniyah (5971-01-008869-53-7)
  • Konfirmasi pendaftaran kirim bukti transfer a.n Anisa via WA 0896-9013-1463

Fasilitas

  • Penginapan
  • Sertifikat
  • Konsumsi
  • Materi

untuk info lebih lanjut dapat menghubungi Dewi (0857-2771-4039.

Let’s join and make a change to our world

Suka
Maret 30, 2016

HUT Biodiv ke-13

Salam lestari?! Salam konservasi!!

19 maret merupakan tanggal jadinya Kelompok Studi Biodiversitas UNS. Di tahun 2016 ini merupakan peringatan hari ulang tahun KS Biodiv yang ke 13, sebelumnya perayaan hari ulang tahun diadakan dengan melakukan pendakian massal pada hari Jumat – Minggu, 11-13 Maret 2016 yang lalu sebagai rasa syukur kepada Allah swt yang telah memberikan rahmat kepada kita semua, tapi rasa syukur kita tak berhenti sampai di situ, pada Sabtu malam, tanggal 19 Maret 2016, KS Biodiv merayakan hari ulang tahun dengan mengundang KS yang ada di Biologi UNS serta beberapa KS yang ada di luar Biologi UNS. Namun pada malam itu bapak pembimbing KS Biodiv tidak dapat hadir karena sedang sakit, terlepas dari prof. Gie yang berhalangan hadir acara ini dapat dihadiri oleh beberapa KS yang telah kami undang. Acara dimulai pada pukul 8 malam, dibuka dengan sabutan dari ketua panitia, Ivon Nanda B dari angkatan termuda di KS Biodiv, yaitu angkatan VI dilanjutkan dengan sambutan dari ketua KS Biodiv, Deby Fajar Lestari yang malam itu harus terpaksa datang terlambat karena baru saja mengikuti acara seminar intrenasional MBI di Yogyakatra. Setelah sambutan selesai, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh ketua KS Biodiv kepada anggota istimewa KS Biodiv, mas Ridwan dan dilanjutkan acara pensi dari berbagai angkatan, yaitu angkatan III sampai angkatan VI dengan menampilkan yel-yel dari angkatan VI sampai nyanyi bareng dengan angkatan V dan III. Acara pensi juga di barengi dengan acara makan bersama. Acara ulang tahun KS Biodiv berlagsung sangat meriah dan sangat banyak rasa syukur yang kita rasakan sehingga dapat berjalan sampai 13 tahun ini. Selain itu, HUT BIODIV ini bertepatan pada hari Earth Hour, jadi kami merakayannya dengan secara simbolis yaitu menyalakan lilin dan mematikan listrik sementara.

                Ucapan terima kasih banyak kami ucapkan kepada Allah SWT yang telah memberi rahmat sampai usia ke 13 KS Biodiv, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Si yang telah membimbing kami sampai saat ini, angkatan VI yang telah mempersiapkan semua acara HUT KS Biodiv ke 13 ini, kepada KS yang jauh-jauh dari Jogja yang telah datang dan KS dari UNS yang telah ikut memeriahkan HUT KS Biodiv, kakak-kakak anggota istimewa dan anggota penuh KS Biodiv yang telah datang di HUT dan masih mau belajar bareng dengan kami dan semua pihak yang telah membantu dan mendukung keberjalanan KS Biodiv sampai sejauh ini.

 Divisi Humas dan Infokom

Maret 30, 2016

Pendakian Massal 2016

Jumat (11/3) sampai minggu (13/3) KS BIODIV melaksanakan pendakian masal sebagai salah satu rangkaian acara HUT KS BIODIV yang ke 13 tahun. Gunung Lawu dipilih sebagai tujuan pendakian masal tahun ini. Persiapan yang dilakukan sebelum pendakian masal ke gunung lawu adalah persiapan logistik, transportasi, persiapan perlengkapan seperti tenda, nesting , perlengkapan pribadi lainnya dan bimbingan jasmani. Bimbingan jasmani diperlukan untuk melatih fisik selama perjalanan menuju gunung Lawu. Pendakian masal yang diikuti 31 orang dibagi menjadi 3 kloter sedangkan untuk jalur menggunakan 2 jalur yaitu jalur cemoro sewu sebagai jalur start pendakian dan cemoro kandang sebagai jalur finish pendakian.

Perjalanan dimulai jumat sore pukul 17.00 wib menuju penginapan yang berada di dekat cemoro sewu. Diawali dengan doa, kloter 1 mengawali perjalanan disusul dengan kloter 2 dan kloter 3. Perjalanan menggunakan sepeda motor dan sampai di penginapan sekitar pukul 19.00 wib. Sesampainya di penginapan, para peserta menghabiskan waktu untuk makan malam bersama, brifing acara dan istirahat.

Sabtu pagi (12/3), semua peserta bersiap untuk melakukan pendakian masal. Pukul 08.00 wib peserta berkumpul di gerbang cemoro sewu. Perjalanan diawali doa dan brifing kemudian kloter 1 membuka start pendakian masal disusul kloter 2 dan diakhiri kloter 3. Perjalanan ditempuh dengan jarak 7 Km dan terbagi atas 5 pos. Perjalanan dari basecamp menuju pos 1 terhitung paling berat karena para pendaki mulai beradaptasi dengan lingkungan sekitar yang kandungan oksigennya semakin tipis,selain itu pengaturan nafas dan langkah kaki juga perlu diperhatikan apalagi bagi yang masih awam mendaki gunung. Dari pos 1 menuju pos 2 merupakan pos terpanjang melalui jalur cemoro sewu, tak khayal banyak dari peserta kelelahan namun keinginan untuk segera sampai ke pos selanjutnya dan merayakan ulang tahun di puncak gunung Lawu menjadi semangat tersendiri. Dari pos 2 ke pos 3, perjalanan dibarengi dengan hujan gerimis. Selain itu terlihat sisa kebakaran hutan di lereng gunung Lawu yang menggambarkan kurang pedulinya para pendaki dalam menjaga lingkungan sekitar khususnya membawa sampah yang mudah terbakar. Perjalanan dari pos 3 menuju pos 4, track yang disajikan adalah titian tangga batu. Jalur yang sempit dikelilingi jurang membuat hanya bisa dilewati oleh satu jalur saja. Bertemu dengan para pendaki lain dan saling menyemangati merupakan kekuatan tersendiri untuk segera menuju puncak. Perjalanan menuju pos 5,track yang disajikan sudah mulai landai namun hujan lebat membuat peserta harus bergegas agar tidak kedinginan. Terlihat burung jalak lawu bewarna khas orange kecoklatan sedang bermain disekitar semak semak. Sesampainya di pos 5, peserta meneruskan perjalanan menuju argo dalem dan berencana bermalam disana.

Peserta sampai di argo dalem pukul 18.00 wib, sebagian ada yang bermalam di warung mbok yem dan sebagiannya lagi ada yang mendirikan tenda. Di argo dalem,peserta menghabiskan waktu dengan memasak untuk makan malam, mendirikan tenda,dan beristirahat. Keesokan harinya (13/3),pukul 07.00 wib peserta start mendaki dari argo dalem menuju puncak argo dumilah. Track yang disajikan berbeda dengan track cemoro sewu. Didominasi tanah dan pasir mebuat peserta harus berhati hati memijakkan kaki. Perjalanan ini menjadi perjalanan melelahakan, namun semua terbayar ketika sampai di argo dumilah. Pukul 08.00 wib peserta sampai di argo dumilah. Dipimpin kepala suku biodiv Deby fajar lestari, kue tart dipotong dan peserta mengucap harapan untuk ks biodiv kedepan. Semakin solid, perbanyakan publikasi dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar adalah salah satu harapan peserta untuk ks biodiv.

Pukul 09.00 wib peserta turun menuju argo dalem. Acara dilanjutkan dengan sarapan dan berkemas. Pukul 11.00 wib peserta menuruni gunung Lawu. Peserta melewati jalur cemoro kandang yang didominasi dataran landai dan tanah berpasir. Tak khayal mebuat peserta banyak yang jatuh dan terpeleset.Bau khas kawah belerang juga tercium selama perjalanan. Hampir sama dengan jalur cemoro sewu, sisa kebakaran hutan lereng gunung lawu masih terlihat hanya saja pada jalur ini sudah mulai ditumbuhi lumut sehingga tidak terlihat terlalu gersang. Peserta sampai di bascame pukul 18.00 wib. Usai sudah acara pendakian masal dalam rangka ulang tahun biodiv yang ke 13 tahun. Semoga KS biodiv semakin luas mengembangkankan sayapnya di dunia penelitian dan semakin bermanfat bagi lingkungan sekitar.Salam lestari?!!! Salam konservasi?!!!

Adinda | Angkatan IV

%d blogger menyukai ini: